Senin, 03 April 2017

Hilang

Pernah, 
Kau tetap menuliskan namaku di atas pasir.
Dihadapan laut yang terbentang luas.
Sekalipun kau tau.
Ombak akan bergulung menggerus, menghapusnya tanpa sisa.

Layaknya kematian, juga perpisahan.
Seperti halnya kehilangn, atau bahkan saling melupakan.
Bukan berarti kehidupan itu tak pernah ada bukan?
Bukan berarti pertemuan, memiliki atau kebersamaan itu tak pernah ada.

Tuhan mencipta untuk sebuah alasan.
Terselip makna dari setiap takdirNya.
Hal terbodoh yang dilakukan manusia ialah. . .
Menyesali tanpa suatu perbaikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar