Senin, 03 April 2017

Apa Yang Aku Sukai dari Hujan



Aku punya presepsi tersendiri.
Dari hujan, tentang apa yang aku sukai.
Ia akan jatuh bertubi-tubi.
Membuktikan cintanya berkali-kali, untuk bumi.

Sekalipun ia tau.
Bisa saja berada di tempat tinggi, selalu.
Terhempas angin atau mencari alasan untuk bertemu.
Tak mampu membendung rindu.

Tapi hujan tak sama.
Berbeda dengan cinta picisan manusia.
Setiap bulir yang jatuh dari udara.
Bagai obat dari keringnya rongga jiwa.

Hujan tau, betapa bumi mencintai makhluk yang Tuhan ciptakan.
Mendengar rintihnya, terasa ikut didera luka.
Menghujani tetes-tetes cobaan sebagai peringatan.
Menjaga bumi, ialah satu alasan manusia di ciptakan.

Samboja, 22 januari 2017

Tidak ada komentar:

Posting Komentar